
Makan tepat 5 hari seminggu dan sedikit memanjakan diri di akhir pekan dapat membantu penurunan berat badan secara permanen, begitu menurut Peter Barnes dan Sheena O'Beirne, kreator Weekday Diet's. Strategi diet 5 hari, libur 2 hari ini menurut mereka dapat membantu mempertahankan kadar metabolik sehingga membakar lebih banyak kalori setiap hari.
Menurut mereka dalam buku The Weekday Diet -- Eat Right Five Days a Week, and Keep Your Weekends Free!, tubuh kita ibarat mesin halus yang merespon terhadap perubahan lingkungan dengan mengkoreksi dan mengkompensasi untuk beradaptasi dengan situasi apapun. Sebagai contoh, jika tubuh menerima makanan lebih dari yang diperlukan, sebagai kompensasi tubuh lalu menyimpannya sebagai lemak untuk berjaga-jaga jika anda memerlukannya lagi suatu hari nanti. Sebaliknya, tubuh bisa menganggap kita kekurangan makanan dengan menurunkan metabolisme, mengurangi pembakaran lemak untuk menghemat energi. Karena itu, ketika memulai diet, berat badan mudah turun pada awalnya, tapi semakin lama semakin sulit.
Jika anda mencoba meningkatkan diet dengan melewati makan atau menguranginya secara ekstrim dengan cara lain, biasanya hasilnya agak berlawanan dengan tujuan semula. Rasa lapar menyerang dan anda akan makan berlebihan sebagai kompensasi. Karena metabolisme lebih rendah, makanan yang sebelumnya tidak menambah berat badan, kini memberi energi berlebihan dan tubuh tahu apa yang harus dilakukan: menyimpan kelebihan makanan sebagai lemak untuk berjaga-jaga jika anda kekurangan kalori lagi. Jadi makanan yang biasanya baik, kini menjadi tidak baik. Berat badan lebih sulit turun dan anda mulai merasa diet untuk selamanya.
Rahasia untuk menurunkan berat badan adalah mengubah pendekatan anda, memanipulasi tubuh sehingga respon normal terhadap diet bekerja untuk anda dan tidak menentang anda. Rahasia berat badan turun permanen adalah melakukan diet sebagai rangkaian diet singkat dengan istirahat terkendali di antaranya.
Cara Kerja:
Diet Weekday berdasarkan diet 5 hari kerja dan 2 hari libur di akhir pekan. Cara ini membuat anda dapat memanipulir metabolisme sehingga setiap kali anda berada dalam fase menurunkan berat badan, berat badan benar-benar turun, dan diantara 2 fase itu anda istirahat. Tubuh didorong untuk menyesuaikan kembali metabolisme ke kecepatan tingginya yang normal sehingga kali berikutnya jika anda mengurangi intake kalori, anda akan terus mendapatkan hasil yang optimal.
- - Diet di hari kerja.
- - Istirahat di akhir pekan.
- - Makanan yang direncanakan disesuaikan dengan kandungan lemak, glycemic index, karbohidrat dan kandungan serat, kalori dan nilai gizi dan cara penyiapannya menurut kesehatan.
- - Pilih yang anda sukai dan pastikan selama minggu itu anda makan 1 atau 2 kali. Di akhir pekan, anda dapat menambahkan satu makanan tapi jangan berlebihan.
- - Lihat makanan apa yang paling menarik di mata anda. Coba dapatkan pembagian 50-50. Tapi 70-30 mungkin lebih baik.
- - Pikirkan waktu makan berikutnya yang anda rencanakan dan lalu lihat Rating 1,2,3 untuk melihat cara penyiapan makanan dan makanannya berada di mana. Skor 1 dan 2 berarti baik.
sebagai contoh: spaghetti bolognaise. Kandungan lemak di dalam daging cincang membuatnya berada di rating 3. Cara masaknya di rating 2. Bisa lebih jika menggunakan banyak minyak ketika menumis bawang. Jika anda ganti daging cincang dengan sayuran atau lentil, cheddar cheese deganti dengan sedikit parmesan, gunakan minyak sesedikit munhkin dan anda akan kembali ke rating 1.
(sumber: Aura edisi 44/Th. XXI/26 Nove-2 Desember 2008)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar