
Para ahli menemukan, diet, aktivitas tertentu dapat menurunkan resiko kanker. Berikut, diet dan aktivitas yang disarankan dalam pertemuan tahunan American Dietetic Association.
Karen Collins, MS, RD, CDN, penasehat nutrisional American Institute for Cancer Research memberikan tip untuk masing-masing saran.
Selangsing mungkin tanpa berat badan jadi terlalu rendah
Jangan hanya memperhatikan berat badan, periksa lingkar pinggang sebagai ukuran kasar untuk lemak perut. Ia menganjurkan lingkar pinggang pria tidak labih dari 37 inchi dan perempuan tidak lebih dari 31,5 inchi.
Aktif secara fisik paling sedikit 30 menit setiap hari
Aktivitas bisa dipecah menjadi 10 sampai 15 menit. Makin banyak aktivitas berarti makin baik.
Hindari minuman manis dan batasi konsumsi makanan padat energi
Makanan tidak secara langsung menyebabkan kanker, tapi dapat merusak anggaran kalori jika makan terlalu sering. Collins menyarankan makan buah-buahan, sayuran dan padi-padian utuh.
Perbanyak makan berbagai jenis sayuran, buah-buahan, dan polong-polongan seperti bean
Pilih berbagai jenis warna seperti hijau tua untuk bayam, biru tua untuk blueberry, putih untuk bawang putih, dan seterusnya.
Batasi daging merah dan hindari daging olahan
Collins menyarankan menggunakan ayam, seafood, polong-polongan sebagai pengganti daging merah. Tidak berarti sama sekali tidak boleh makan daging merah, tapi batasi sampai secukupnya saja.
Batasi konsumsi makanan asin dan makanan yang diolah dengan sodium
Jangan makan lebih dari 2400 mg per hari. Lebih baik gunakan bumbu segar dan rempah. Saat ini kebanyakan intake sodium berasal dari makanan olahan, bukan dari garam yang ditambahkan ketika masak atau makan.
Jangan gunakan suplemen sebagai pencegah kanker
Bukan berarti suplemen itu buruk. Di luar pencegahan kanker, suplemen itu mungkin baik, tapi kurang cukup bukti suplemen dapat mencegah kanker, kecuali vitamin D.
Sesudah pengobatan, pasien kanker yang bertahan hidup harus mengikuti rekomendasi pencegahan kanker
Yang dimaksud dengan pasien kanker yang bertahan hidup termasuk yang sedang menjalani pengobatan kanker dan pasien yang sudah selesai menjalani pengobatan kanker.
Cara Sederhana Mencegah Kanker:
Karen Collins, MS, RD, CDN, penasehat nutrisional American Institute for Cancer Research memberikan tip untuk masing-masing saran.
Selangsing mungkin tanpa berat badan jadi terlalu rendah
Jangan hanya memperhatikan berat badan, periksa lingkar pinggang sebagai ukuran kasar untuk lemak perut. Ia menganjurkan lingkar pinggang pria tidak labih dari 37 inchi dan perempuan tidak lebih dari 31,5 inchi.
Aktif secara fisik paling sedikit 30 menit setiap hari
Aktivitas bisa dipecah menjadi 10 sampai 15 menit. Makin banyak aktivitas berarti makin baik.
Hindari minuman manis dan batasi konsumsi makanan padat energi
Makanan tidak secara langsung menyebabkan kanker, tapi dapat merusak anggaran kalori jika makan terlalu sering. Collins menyarankan makan buah-buahan, sayuran dan padi-padian utuh.
Perbanyak makan berbagai jenis sayuran, buah-buahan, dan polong-polongan seperti bean
Pilih berbagai jenis warna seperti hijau tua untuk bayam, biru tua untuk blueberry, putih untuk bawang putih, dan seterusnya.
Batasi daging merah dan hindari daging olahan
Collins menyarankan menggunakan ayam, seafood, polong-polongan sebagai pengganti daging merah. Tidak berarti sama sekali tidak boleh makan daging merah, tapi batasi sampai secukupnya saja.
Batasi konsumsi makanan asin dan makanan yang diolah dengan sodium
Jangan makan lebih dari 2400 mg per hari. Lebih baik gunakan bumbu segar dan rempah. Saat ini kebanyakan intake sodium berasal dari makanan olahan, bukan dari garam yang ditambahkan ketika masak atau makan.
Jangan gunakan suplemen sebagai pencegah kanker
Bukan berarti suplemen itu buruk. Di luar pencegahan kanker, suplemen itu mungkin baik, tapi kurang cukup bukti suplemen dapat mencegah kanker, kecuali vitamin D.
Sesudah pengobatan, pasien kanker yang bertahan hidup harus mengikuti rekomendasi pencegahan kanker
Yang dimaksud dengan pasien kanker yang bertahan hidup termasuk yang sedang menjalani pengobatan kanker dan pasien yang sudah selesai menjalani pengobatan kanker.
Cara Sederhana Mencegah Kanker:
- -Pilih makanan yang sebagian besar dari tumbuhan. Batasi daging merah dan hindari daging olahan.
- - Aktif secara fisik setiap hari selama 30 menit atau lebih.
- - Usahakan mencapai berat badan sehat seumur hidup.
Perlu diingat, tips ini tentang menurunkan risiko, bukan mengeliminasi risiko kanker. Banyak faktor, termasuk gen dan faktor lingkungan, mempengaruhi risiko kanker. Diet dan olahraga tidak mencakup keseluruhan cerita, tapi termasuk langkah yang bisa kita lakukan.
(sumber: Aura edisi 42/Th.XII/12-18 Nov 2008)

